1.23.2008

PEDOMAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN


PEDOMAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN

OLEH : MUH ROSYID, S.Pd.,M.M.Pd.

KEPALA UPT PEMADAM KEBAKARAN DINAS KESBANGLINMASSOS KABUPATEN KEBUMEN


PENGERTIAN API DAN KEBAKARAN

API : GAS PIJAR YANG MENGELUARKAN PANAS. BILA PANAS YANG DIKELUARKAN ITU MELEBIHI BATAS MAKSIMAL, MAKA DAPAT MENIMBULKAN KEBAKARAN


TERJADINYA API :

PERSENYAWAAN TIGA UNSUR :

  1. PANAS

  2. BENDA / BAHAN BAKAR

  3. UDARA


API TERKENDALI MENJADI KAWAN :

SELAMA API DAPAT DIKENDALIKAN ATAU DIKUASAI, BESAR ATAU KECIL, SELAMA ITU PULA API AKAN MENJADI KAWAN BAHKAN MENGUNTUNGKAN DAN MENGHASILKAN


API TAK TERKENDALI MENJADI LAWAN :

BETAPAPUN KECILNYA API, SELAMA TIDAK DIKENDALIKAN ATAU DIKUASAI DAN MENIMBULKAN KERUGIAN, CACAT BAHKAN KORBAN JIWA MANUSIA MAKA SELAMA ITU PULA API DIKATAKAN MENJADI LAWAN DAN DISEBUT PERISATIWA KEBAKARAN.


PERBEDAAN API DENGAN KEBAKARAN

API :

  1. DIBUTUHKAN

  2. MUDAH DIKENDALIKAN

  3. MENGUNTUNGKAN


KEBAKARAN :

  1. TIDAK DIBUTUHKAN

  2. SULIT DIKENDALIKAN

  3. MERUGIKAN



KEBAKARAN :

SUATU PERISTIWA YANG DISEBABKAN DARI API YANG TIDAK DAPAT DIKENDALIKAN ATAU DIKUASAI BAIK BESAR MAUPUN KECIL, DISENGAJA ATAU TIDAK DAN MENIMBULKAN KERUGIAN HARTA BENDA, CACAT BAHKAN KORBAN JIWA MANUSIA


SEBAB KEBAKARAN :

  1. KELALAIAN

  2. KURANGNYA PENGERTIAN DALAM PENANGGULANGAN

  3. PERISTIWA ALAM

  4. DISENGAJA/ULAH MANUSIA


AKIBAT KEBAKARAN :

  1. MENGHAMBAT KELANCARAN PEMERINTAHAN/PEMBANGUNAN

  2. MENGHAMBAT KELANCARAN PEREKONOMIAN

  3. TIMBULNYA PENGANGGURAN

  4. TERGANGGUNYA STABILITAS KAMTIBNAS PSIKOLOGI


KLASIFIKASI KEBAKARAN :

MENURUT PERATURAN MENTRI NAKERTRANS NOMOR : PE-04/80 TANGGAL 14 APRIL 1980 KEBAKARAN DIBEDAKAN MENJADI


KLAS A : KEBAKARAN BENDA PADAT

KLAS B : KEBAKARAN BENDA CAIR/GAS

KLAS C : KEBAKARAN AKIBAT LISTRIK

KLAS D : KEBAKARAN LOGAM


DENGAN MENGETAHUI KLASIFIKASI KEBAKARAN, MAKA AKAN MEMUDAHKAN DALAM MENENTUKAN / MEMILIH MEDIA PEMADAM YANG SESUAI


PENANGGULANGAN KEBAKARAN :

A. TINDAKAN PENCEGAHAN/PREVENTIF

SEGALA UPAYA YANG DILAKUKAN AGAR KEBAKARAN TIDAK TERJADI KEBAKARAN :

  1. MEMBERIKAN PENYULUHAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

  2. MENEMPATKAN BARANG-BARANG YANG MUDAH TERBAKAR DI TEMPAT YANG AMAN DAN JAUH DARI API

  3. TIDAK MEROKOK DAN MELAKUKAN PEKERJAAN PANAS DI TEMPAT BARANG-BARANG YANG MUDAH TERBAKAR

  4. TIDAK MEMBUAT SAMBUNGAN LISTRIK SEMBARANGAN

  5. TIDAK MEMASANG STEKER LISTRIK BERTUMPUK-TUMPUK

  6. MEMASANG TANDA-TANDA PERINGATAN PADA TEMPAT YANG MEMPUNYAI RESIKO BAHAYA KEBAKARAN TINGGI

  7. MENYEDIAKAN APAR DITEMPAT YANG STRATEGIS

  8. MATIKAN ALIRAN LISTRIK BILA TIDAK DIGUNAKAN

  9. BUANG PUNTUNG ROKOK DI ASBAK DAN MATIKAN APINYA

  10. BILA AKAN MENUTUP TEMPAT KERJA, PERIKSA DAHULU HAL-HAL YANG DAPAT MENYEBABKAN KEBAKARAN


B. TINDAKAN PEMADAMAN/REPRESIF

TINDAKAN YANG DILAKUKAN UNTUK MEMADAMKAN KEBAKARAN SEBAGAI UPAYA MEMPERKECIL KERUGIAN YANG DITIMBULKAN DAN MENCEGAH AGAR KEBAKARAN TIDAK MELUAS


TEKNIK DAN TAKTIK PENANGGULANGAN KEBAKARAN

A. TEKNIK PENANGGULANGAN KEBAKARAN

KEMAMPUAN MAKSIMAL DALAM MENGGUNAKAN PERALATAN YANG TERSEDIA GUNA MEMADAMKAN KEBAKARAN


B. TAKTIK PENANGGULANGAN KEBAKARAN

KEMAMPUAN MAKSIMAL TENTANG CARA-CARA YANG DIGUNAKAN DALAM RANGKA PEMADAMAN KEBAKARAN


SISTEM PEMADAMAN

A. SISTEM ISOLASI

CARA PEMADAMAN DENGAN TIDAK MEMBERI OKSIGEN PADA BENDA YANG TERBAKAR

  • MENUTUP DENGAN KARUNG BASAH

  • MENIMBUN DENGAN TANAH, PASIR ATAU LUMPUR


B. SISTEM PENDINGINAN

CARA PEMADAMAN DENGAN MENURUNKAN SUHU PADA BENDA YANG TERBAKAR

  • MENYIRAM DENGAN AIR

  • MENIMBUN DENGAN DAUN, BATANG POHON YANG MENGANDUNG AIR


C. SISTEM URAI

CARA PEMADAMAN DENGAN MEMBAGI-BAGI BENDA YANG TERBAKAR MENJADI BAGIAN KECIL SEHINGGA API MUDAH DIKENDALIKAN

BILA SISTEM ISOLASI DAN PENDINGINAN TIDAK DAPAT DILAKUKAN


LANGKAH-LANGKAH PENANGGULANGAN KEBAKARAN :

  1. MEMADAMKAN DENGAN ALAT PEMADAM YANG SESUAI, JIKA API TIDAK PADAM, PANGGIL TEMAN TERDEKAT

  2. BUNYIKAN ALARM / TANDA BAHAYA KEBAKARAN JIKA API BELUM PADAM

  3. HUBUNGI UNIT PEMADAM KEBAKARAN UNTUK MINTA BANTUAN DENGAN IDENTITAS YANG JELAS

  4. AMANKAN LOKASI DAN BANTU KELANCARAN PETUGAS PEMADAM

  5. BERITAHU PETUGAS PEMADAM TEMPAT SUMBER AIR

  6. UTAMAKAN KESELAMATAN JIWA DARI PADA HARTA BENDA


PERHATIKAN FAKTOR PENTING DALAM PEMADAMAN

  1. ARAH ANGIN

  2. JENIS BENDA YANG TERBAKAR

  3. VOLUME BENDA YANG TERBAKAR

  4. BERAPA LAMA TELAH TERBAKAR

  5. SITUASI, KONDISI DAN LINGKUNGAN



  1. KESELAMATAN DIRI :

  • PERALATAN DAN PERLENGKAPAN YANG DIGUNAKAN

  • ASAP TEBAL AKIBAT PROSES KEBAKARAN

  • KEMUNGKINAN TERJADINYA LEDAKAN

  • KEMUNGKINAN TERJADINYA RADIASI


SIKAP DAN TINDAKAN DALAM PEMADAMAN KEBAKARAN

A. HARUS SELALU DISERTAI RESQUE OPERATOR

  1. TEGAS DAN DISIPLIN

  2. YAKIN AKAN KEMAMPUAN DIRI

  3. TENANG, WASPADA, TANGGAP AKAN SITUASI

  4. KOMPAK DALAM KERJASAMA (TEAM WORK)

  5. CEPAT BERTINDAK DAN EFISIEN

B. PERLU LATIHAN SECARA RUTIN

C. MENGENAL ALAT PEMADAM API DAN CARA PENGGUNAANNYA

ALAT PEMADAM API TRADISIONAL

    1. PASIR

    2. TANAH

    3. AIR

    4. DLL

      • SANGAT BAIK UNTUK PEMADAMAN AWAL

      • TERUTAMA DALAM RUMAH TANGGA ATAU PERKANTORAN YANG TIDAK BEGITU LUAS


ALAT PEMADAM API MODERN

  1. KIMIA: -DCP

    • -CO2

    • -BUSA

    • -HERMATIC

  2. HIDRANT KEBAKARAN


PENGGUNAAN ALAT PEMADAM TRADISIONAL

PASIR / TANAH:

  • SANGAT BAIK UNTUK KEBAKARAN LANTAI / TANAH DATAR

  • DAPAT DIPAKAI UNTUK MEMBENDUNG TUMPAHAN MINYAK, SEHINGGA KEBAKARAN TIDAK MELUAS

  • DAPAT DIPAKAI UNTUK PEMADAMAN AWAL SEMUA JENIS KEBAKARAN

CARA PEMAKAIAN: (SISTIM ISOLASI)

PASIR / TANAH DITABURKAN MULAI DARI TEPI HINGGA SELURUH PERMUKAAN YANG TERBAKAR TERTUTUP RATA


SELIMUT API / KARUNG GONI:

  • COCOK UKTUK KEBAKARAN KOMPOR (KEBAKARAN MINYAK) DAN SEMUA JENIS KEBAKARAN, KECUALI KEBAKARAN LISTRIK

  • BAHAN MURAH DAN MUDAH DIDAPAT



CARA PEMAKAIAN (SISTIM PENDINGINAN) :

BASAHI KARUNG GONI DENGAN AIR KEMUDIAN TUTUPKAN SECARA RATA PADA BAGIAN YANG TERBAKAR, JIKA DENGAN SATU KARUNG TIDAK CUKUP, TAMBAH LAGI.


SYARAT PENEMPATAN APAR

  1. PADA JALUR KELUAR,

  2. DEKAT DENGAN DAERAH YANG MEMPUNYAI RESIKO KEBAKARAN TINGGI,

  3. MUDAH DILIHAT, DIJANGKAU DAN DIAMBIL OLEH PENGGUNA,

  4. DIBERI TANDA YANG MENUNJUKKAN TENTANG ADANYA APAR DENGAN WARNA MERAH

CATATAN:

    • PADA POSISI YANG SAMA DI SETIAP LANTAI,

    • PADA SUDUT-SUDUT KORIDOR,

    • DEKAT DENGAN PINTU


PETUNJUK PEMADAMAN MENGGUNAKAN HYDRANT KEBAKARAN

  1. MENGGELAR SLANG (FIRE HOUS):

    • PEGANG UJUNG SLANG PADA SISI BETINA DAN LEMPARKAN GULUNGAN SLANG KE ARAH API,

    • BILA KURANG PANJANG, TAMBAH LAGI DAN SAMBUNGKAN SATU DENGAN LAINNYA,

    • SAMBUNGKAN PANGKAL SLANG (SISI BETINA) DENGAN HYDRANT PILAR.

  1. PEGANG NOZLE:

    • AMBIL POSISI DENGAN BENAR (KUDA-KUDA) SETELAH SIAP BERI KODE AGAR AIR SEGERA DIALIRKAN,

    • TANGAN KIRI PEGANG UJUNG NOZLE, TANGAN KANAN PADA PANGKAL NOZLE SAMBIL DIJEPIT DENGAN KETIAK.

  1. MENGALIRKAN AIR:

    • BERI KODE OPERATOR DENGAN TANGAN LURUS KE ATAS,

    • UNTUK MENGHENTIKAN ALIRAN AIR, TANGAN ATAS DITURUNKAN DENGAN MEMBUAT GERAKAN MELIPAT SEBATAS SIKU BERULANG-ULANG

AIR : MEDIA YANG PALING BANYAK DIGUNAKAN


KEUNTUNGAN:

  • MUDAH DIDAPAT DALAM JUMLAH BANYAK

  • MUDAH DIANGKUT DAN DIALIRKAN

  • DAYA SERAP TERHADAP PANAS BESAR

  • DAYA MENGEMBANG MENJADI UAP BESAR


KELEMAHAN:

  • TIDAK BISA UNTUK KEBAKARAN LISTRIK,

  • UNTUK KEBAKARAN MINYAK HARUS DENGAN CARA SPRAY DAN TEKNIK YANG BENAR


10 komentar:

  1. Siap Pak!! izin Ambil artikel Bapak.
    Jika berkenan mampir di http://idherba.com ya Pak... Banyak Jamu dan Madu alami untuk kesehatan semua. Terima kasih

    BalasHapus
  2. tulisannya bagus,,,,
    saya copi ya pak!

    viva yudha brahma jaya!

    BalasHapus
  3. fire fighter is the best rescuer!
    sukses pak!
    slamat bertugas

    BalasHapus
  4. mantab pak, ijin sebarkan informasi ini ke team ERT kami

    BalasHapus
  5. aq copy ya pak.... untuk bahan ngajar

    BalasHapus
  6. thank u informasi ny ....
    good luck

    BalasHapus
  7. pantang pulang sebelum api padam.....

    BalasHapus
  8. Artikelnya bagus...mohon ijin mengcopy Pak u informasi pd keluarga & kerabat..t.kasih.

    BalasHapus
  9. ijin pak, mau rangkum artikelnya
    thanks

    BalasHapus
  10. dear P Rosyid,

    Mau tanya kalau peraturan perundang-undangan terakhir terkait dengan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebaran?

    Trims

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar anda di sini...
makasih ya uda kasih komentar...
sering - sering maen sini ya...
No SaRa, No PoLiTiCs, No SPaMMiNG!!!