3.27.2008

BAB I. PERAN STRATEGIK DARI MSDM

BAB I. PERAN STRATEGIK DARI MSDM

Muh Rosyid, S.Pd.,M.M.Pd.

Dosen STIE Putra Bangsa Kebumen

Proses Manajemen

  • Perencanaan :

Menetapkan tujuan, standar, aturan dan prosedur

  • Pengorganisasian :

Memberi tugas pada bawahan dan koordinasi pada bawahan

  • Penstafan :

Merekrut calon karyawan, mengevaluasi kinerja, menyuluh, melatih dan mengembangkan karyawan

  • Pemimpinan :

Membuat orang lain menyelesaikan pekerjaan, mempertahankan semangat keja dan memotivasi bawahan

  • Pengendalian :

Menetapkan standar mutu, melakukan pengecekan dan mengambil tindakan perbaikan


Cakupan MSDM

  1. Melakukan analisis jabatan

  2. Merencanakan kebutuhan tenaga kerja dan merekrut calon tenaga kerja

  3. Menyeleksi calon tenaga kerja

  4. Memberikan orientasi dan pelatihan bagi karyawan baru

  5. Menata olah upah dan gaji

  6. Menyediakan insentif dan kesejahteraan

  7. Menilai kinerja

  8. Mengkomunikasikan (wawancara, penyuluhan, pendisiplinan)

  9. Pelatihan dan pengembangan

  10. Membangun komitmen karyawan


MSDM penting bagi Manajer karena agar tidak terjadi :

  1. Mempekerjakan orang tidak cocok dengan pekerjaan

  2. Mengalami perputaran karyawan yang tinggi

  3. Menemukan orang-orang Anda tidak melakukan yang terbaik

  4. Perusahaan berurusan dengan pengadilan

  5. Perusahaan berada di bawah undang-undang keselamatan kerja

  6. Memiliki karyawan yang berfikir bahwa gaji mereka tidak adil

  7. Membiarkan kekurangan pelatihan

  8. Praktik tenaga kerja yang tidak adil


Wewenang lini versus wewenang staf

Wewenang :

Hak untuk mengambil keputusan, mengarahkan kerja orang lain dan memberikan perintah

Manajer lini :

Manajer yang diberi wewenang untuk mengarahkan pekerjaan bawahan dan bertanggung jawab mencapai tujuan-tujuan organisasi

Manajer staf :

Manajer yang membantu dan menasihati manajer lini


10 Tanggung Jawab MSDM dari Manajer Lini

  • Menempatkan orang yang benar pada pekerjaan yang tepat

  • Memulai karyawan baru dalam organisasi (orientasi)

  • Melatih karyawan untuk jabatan baru

  • Meningkatkan kinerja jabatan dari setiap orang

  • Mendapatkan kerjasama kreatif dan mengembangkan hubungan kerja yang mulus

  • Menginterprestasikan kebijakan dan prosedur perusahaan

  • Mengendalikan biaya tenaga kerja

  • Mengembangkan kemampuan dari setiap orang

  • Menciptakan dan mempertahankan semangat kerja

  • Melindungi kesehatan dan kondisi fisik karyawan


Tiga fungsi yang berbeda dalam MSDM

  1. Fungsi Lini :

Wewenang yang dijalankan seorang manajer personalia karena yang lainnya tahu bahwa dia memiliki akses ke manajemen puncak.

  1. Fungsi Koordinatif :

Wewenang yang dijalankan seorang manajer SDM sebagai koordinator kegiatan personil.

  1. Fungsi Staf :

Fungsi dari seorang manajer SDM dalam membantu dan menasihati manajer lini.


Kegiatan terseleksi yang mengilustrasikan pembagian tanggungjawab SDM antara Lini dan Staf

  1. Perekrutan dan Seleksi Karyawan

  2. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

  3. Kompensasi Karyawan

  4. Hubungan Tenaga Kerja

  5. Keamanan dan Keselamatan Karyawan


Trend-trend dalam Dunia Kerja

  • Masyarakat Jasa

Suatu pergeseran besar dari pekerjaan manufaktur ke pekerjaan jasa, yang menghasilkan jasa bukan produk.

  • Pekerjaan Pengetahuan dan Modal Manusia

Suatu tingkat keahlian jauh melebihi yang dituntut dari kebanyakan pekerja 20 atau 30 tahun yang lalu sehingga modal manusia cepat menggantikan mesin-mesin sebagai basis untuk kebanyakan keberhasilan pekerjaan

Contoh restoran siap saji)


Praktik Manajemen Baru

  • Organisasi berbentuk piramid yang tradisional memberi jalan kepada bentuk organisasi baru

  • Para karyawan diberi kuasa untuk mengambil lebih banyak lagi keputusan

  • Organisasi yang lebih datar merupakan norma

  • Pekerjaan itu sendiri pada lantai pabrik, di kantor bahkan di hotel semakin terorganisasi di seputar tim dan proses

  • Baisi kekuatan akan berubah

  • Manajer tidak akan menata olah

  • Manajer dewasa ini harus membangun komitmen

  • Ciri organisasi yang tanggap


MSDM yang Strategik

  1. Kenyataan bahwa karyawan dewasa ini adalah sentral untuk mencapai keunggulan bersaing telah mengarah ke munculnya bidang yang dikenal sebagai MSDM yang Strategik

  2. MSDM yang Strategik didefinisikan sebagai tautan dari SDM dengan tujuan dan sasaran strategik untuk meningkatkan kinerja bisnis dan mengembangkan kultur organisasi


Peran SDM sdebagai Mitra Strategik

  • Pandangan bahwa SDM itu langsung operasional dan kegiatan SDM sama sekali tidak strategik

  • Pandangan yang lebih canggih SDM hanya untuk mencocokkan strategi perusahaan

  • MSDM merupakan suatu mitra sejajar dalam proses perencanaan strategik


Peran SDM dalam Perumusan Strategi

  • MSDM dapat memainkan peran sebagai pengamatan lingkungan

  • SDM adalah suatu posisi yang unik untuk memasok inteligensi bersaing yang mungkin bermanfaat dalam proses perencanaan strategik

  • SDM juga berpartisipasi dalam proses formulasi strategi dengan mensuply informasi tentang kekuatan dan kelemahan internal perusahaan

  • Kekuatan dan kelemahan sdm memiliki satu efek pada kelangsungan hidup dari pilihan strategik perusahaan


SDM diarahkan untuk mengembangkan dan melaksanakan program yang dirancang untuk menciptakan sebuah kultur perusahaan yang mencapai :

  1. Doronglah satu semangat kerja tim dan kerjasama dalam dan di tengah unit bisnis untuk bekerja menuju sasaran bersama, dengan satu tekanan pada mengidentifikasi, mengakui, dan mengimbali keunggulan individu dan unit

  2. Doronglah sikap kewiraswastaan dikalangan manajer dan sikap berfikir inovatif di kalangan karyawan

  3. Tekankanlah komonalitas kepentingan diantara karyawan dan pemegang saham

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda di sini...
makasih ya uda kasih komentar...
sering - sering maen sini ya...
No SaRa, No PoLiTiCs, No SPaMMiNG!!!